Gaza Doctor Writes Book Of Hope Despite Death Of Three Daughters

On a cool but sunny December day in Gaza, Dr Izzeldin Abuelaish took his eight children to the beach for the simple pleasures of paddling in the Mediterranean and playing in the sand.

Two months earlier, the children’s mother had died from acute leukaemia, and Abuelaish was comforted to see his older daughters laughing and chatting as they wrote their names in the damp grains close to the water’s edge: Bessan, Maya, Aya. “It was as close to heaven and as far from hell as I could get that day,” he later wrote.

But within five weeks the Abuelaishs were to suffer a second tragedy: those three girls, Continue reading

Talbis Iblis Terhadap Para Ulama

Di antara manusia ada yang memiliki hasrat dan semangat yang tinggi, sehingga mereka bisa mendalami berbagai cabang ilmu syariat, berupa ilmu Al-Qur`an, hadits, fiqih dan sastra. Lalu Iblis mendatangi mereka dengan talbis-nya yang lembut, sambil membisikkan kesombongan kepada mereka, karena mereka bisa mendalami berbagai macam ilmu dan bisa mengulurkan manfaat kepada orang lain. Di antara mereka ada yang tidak pernah bosan menggali ilmu dan merasakan kenikmatan dalam penggalian ini, yang tentu saja karena bisikan Iblis. Iblis bertanya kepadanya, “Sampai kapan engkau merasa letih melakukan semua ini? Tenangkan badanmu dalam memikul beban ini dan lapangkan hatimu dalam menikmati ilmu. Karena jika engkau melakukan kesalahan, maka ilmu dapat membebaskan dirimu dari hukuman.” Lalu Iblis membisikinya tentang kelebihan yang dimiliki para ulama. Jika seseorang terkecoh dan menerima bisikan serta talbis Iblis ini, maka dia akan celaka. Jika setuju, maka dia dapat berkata, “Jawaban atas pernyataanmu dapat ditinjau dari tiga sisi:

l. Memang para ulama diutamakan karena ilmu. Namun andaikan tidak ada amal, maka ilmu itu tidak ada artinya apa-apa. Jika aku tidak mengamalkannya, berarti aku sama Continue reading

Young Russian Muslims Discover Religion

On Islam & Newspapers

CAIRO – Frustrated by spiritual poverty and lack of purpose, a growing number of young Russian Muslims are embracing their faith to seek answers for questions, guidance in life and an alternate way of thinking.

“I had a choice,” Rustam Sarachev, a 21-year-old from the city of Almetyevsk, told The Washington Post on Wednesday, December 22, recalling his decision to set a foot in a mosque for the first time four years ago. Continue reading